Masjid Negara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) hadir dengan konsep arsitektur modern yang tetap kental dengan nilai simbolik Islam. Bangunan ini merupakan hasil rancangan Ridwan kamil, yang mengusung pendekatan desain ekspresif dan kontekstual.
Ciri paling menonjol terlihat pada bentuk kubah yang menyerupai sorban, simbol keilmuan dalam tradisi Islam. Sementara itu, menara setinggi 99 meter menjadi representasi Asmaul Husna sekaligus penanda visual kawasan inti IKN.
Dari sisi struktur, masjid dirancang dengan sistem bentang lebar agar ruang salat utama tetap lapang tanpa banyak kolom penghalang. Pendekatan ini mendukung kenyamanan dan kekhusyukan jemaah.
Bangunan juga mengadopsi prinsip ramah lingkungan melalui pemanfaatan pencahayaan alami, sirkulasi udara yang optimal, serta integrasi dengan lanskap dan kolam retensi di sekitarnya.
Sebagai ikon baru arsitektur nasional, Masjid Negara IKN tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol perpaduan spiritualitas, teknologi, dan visi kota masa depan Indonesia.





