Urban design menghubungkan skala bangunan dengan skala kota: pedestrian-friendly streets, ruang terbuka hijau, mixed-use zoning, dan transportasi umum yang terintegrasi. Kota berkelanjutan memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda, mengurangi ketergantungan mobil, dan mempertahankan identitas lokal.
Di Indonesia, revitalisasi kawasan dan pembangunan transit-oriented development (TOD) menjadi wadah penerapan prinsip urban design yang inklusif dan hijau.





