Fasad bangunan modern di perkotaan Indonesia semakin beragam: dari double-skin untuk efisiensi termal, green facade dengan tanaman vertikal, hingga panel dinamis yang merespons cahaya. Material seperti GRC, aluminium komposit, dan kaca low-e mendominasi proyek komersial dan residensial tinggi.
Arsitek juga memadukan unsur lokal seperti motif geometris dan warna alam untuk menciptakan fasad yang kontekstual namun tetap kontemporer.





